Hubungan Berat Badan terhadap Kekuatan Otot Punggung (Kasus : pada Lab. Sistem Kerja & Ergonomi)

Torik Torik • Rambu Naha Tahap
Journal article SINERGI • 2013 Індонезія

Download full text
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstract

Di Indonesia, khususnya, isu-isu seperti itu telah jarang dilakukan penelitian, dan hal ini masih penting untuk dipelajari karena hubungan antara faktor-faktor ini mempunyai hasil yang berbeda pada populasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara berat badan dan usia dengan kekuatan otot punggung untuk kedua jenis kelamin. Tujuh puluh lima laki-laki dan perempuan berusia (18-21) tahun direkrut dalam penelitian ini dan diukur kekuatan otot punggungnya dengan alat dorsal electric dynamometer, sehingga didapatkan data kekuatan otot punggung dan berat badan. Dengan uji korelasi pearson product moment (r) dan korelasi parsial (rp) melalui program SPSS 16 pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan otot punggung, dengan nilai ( rhitung ) sebesar 0.250 ( rhitung > rtabel 0.227) untuk pria, nilai ( rhitung ) sebesar 0.640 (rhitung > rtabel 0.227) untuk wanita. (2) Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kekuatan otot punggung ketika dimasukkan umur sebagai variabel kontrol, dengan nilai Th 2.91 > Ttabel 1.99 untuk pria dan nilai Th 3.92 > Ttabel 1.99 untuk wanita. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam mengevaluasi persyaratan fisik pekerjaan, dan faktor-faktor yang sesuai yang relevan untuk suatu jenis pekerjaan tertentu.

Metrics

  • 347 views
  • 703 downloads

Journal

SINERGI

SINERGI is a peer-reviewed international journal published three times a year in February, June, ... see more