Sabuk Getar Sebagai Alat Bantu Penunjuk Arah Bagi Tuna Netra

Son Ali Akbar • Anton Yudhana
Journal article Sinergi • 2014

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Kompas diperlukan dalam kehidupan manusia sebagai alat bantu penunjuk arah. Saat ini kompas diaplikasikan terdapat dalam bentuk manual atau analog. Hal tersebut masih terbilang kurang jika kompas dibutuhkan oleh penyandang tuna netra ketika akan menentukan arah. Dengan berkembangnya teknologi yang menciptakan alat–alat elektronik modern dapat diaplikasikan dalam perancangan dan pembuatan alat penunjuk arah otomatis. Pengembangan alat penunjuk arah dari manual menjadi otomatis sangat membantu khususnya bagi kalangan yang kurang dalam indra penglihatannya. Perancangan alat penunjuk arah dengan metode getar menggunakan Modul Kompas Digital dimaksudkan sebagai identifikasi penentu arah mata angin. Metode yang menjadi identifikasi arahnya ialah berupa getaran yang dipasang pada sebuah sabuk. Motor getar yang dikontrol oleh driver motor menghasilkan getaran yang terbilang stabil dan sensitif pada indra peraba manusia. Dalam mengoperasikan alat digunakan limit switch untuk mengaktifkan sistem. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa sabuk getar sebagai alat bantu penunjuk arah bagi tuna netra dapat dibuat dengan menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa sabuk getar sebagai alat bantu penunjuk arah bagi tuna netra ini dapat beroperasi dengan simpangan 7,8 derajat (o) ketika menentukan arah utara dan mengidentifikasikan arahnya dengan getaran.

Metrik

  • 585 kali dilihat
  • 754 kali diunduh

Jurnal

Sinergi

Jurnal Ilmiah Sinergi adalah peer-reviewed jurnal yang diterbitkan 3 (tiga) kali dalam setahun, y... tampilkan semua